Asal Dan Penemuan Ginseng

Ginseng merupakan salah satu tumbuhan yang sekarang ini perkembangannya sangat langka. Semenjak berkembangnya Ginseng, Ginseng merupakan salah satu tanaman yang berakar yang sering digunakan sebagai Bahan Herbal Obat-obatan.

Yang harus diketahui, Ginseng memiliki 2 Jenis seperti Ginseng Amerika yang di kenal sebagai Panax Quinquefolius yang berasal dari Amerika Utara, dan jenis Ginseng yang terakhir adalah Ginseng Asia, Ginseng Asia ini berasal dari Cina bagian Timur yang dikenal sebagai Panax Ginseng.

Ginseng Asia yang dikenal sebagai Panax Ginseng pertama kalinya ditemukan di Cina yang lebih tepatnya Ginseng ini di temukan pada Pegunungan Manchuria sekitar 5000 tahun yang lalu. Pada awalnya, Ginseng Asia ini digunakan sebagai bahan makanan dan di percaya bahwa Ginseng Asia ini memiliki kemampuan dalam meningkatkan kekuatan dalam tubuh.

Bentuk Ginseng yang hampir sama seperti Manusia menjadi simbol yang sangat berpengaruh di Bumi. Selama abad ke-3, Ginseng mengalami peningkatan sehingga Cina menciptakan Perdagangan Ginseng secara Internasional. Pada awal tahun 1900-an, Penjualan Ginseng semakain Meningkat hingga melampaui Ketersediaan Ginseng. Dengan keberhasilan Cina dalam perdagangan Ginseng, Korea mengikuti jejak untuk membudidayakan Ginseng Cina yang sampai sekarang ini masih Berlanjut.

Ginseng Amerika Utara yang di kenal sebagai Panax Quinquefolius Mulai di Produksi di Kanada sejak tahun 1716. Ginseng Amerika ini di Produksi setelah di temukan oleh seorang Imam yang sedang bekerja dan mengetahui bahwa Ginseng memiliki manfaat untuk kesehatan. Mengetahui Itu, Imam tersebut kemudian mencari Ginseng tersebut di hutan Kanada Untuk membuktikan hasil yang luar biasa dari Ginseng ini. Selama 3 bulan pencarian, Akhirnya ia menemukan Ginseng tersebut yang tumbuh di dekat Montreal. Beberapa tahun kemudian, Ginseng Amerika ini tumbuh pada hutan yang ada di New York, England, Vermont dan Massachusetts.

Sekitar tahun 1800-an, Ginseng adalah tanaman Peliharaan. Namun, Pada akhir abad ke-19, Ginseng yang ada di Amerika Utara mengalami Kepunahan karena Habitat asalnya di Rusak. Ginseng Merupakan salah satu Tanaman yang sangat Sensitif, sehingga banyak perusahaan Ginseng yang gagal membisniskan Ginseng Karena Ginseng Sangat mudah terkena Penyakit.

Sekitar tahun 1879 sampai 1960, Perdagangan Ginseng memiliki banyak masalah yang berbeda seperti yangt di sebabkan oleh perang Dunia. Namun, Setelah perang Dunia berakhir pada akhir tahun 1960-an, Perdagangan Ginseng di Amerika terus Berkembang.

Pada tahun 1990-an, Amerika Utara yang membudidayakan Ginseng sehingga menobatkannya sebagai tanaman yang memiliki sifat luar biasa.

Sekitar tahun 1904, Ada 100 Ginseng yang tumbuh di Hutan kemudian di pindahkan di Dekat Wausau. Penanaman Ginseng yang di pindahkan ke daerah yang dingin dan hasil pertumbuhan Ginseng yang sangat Ideal dengan hasil Ginseng di Amerika sekitar 10% Lebih. Sebenarnya, Ginseng yang dibudidayakan di Wisconsin mengasilkan sekitar  90 sampai 95% Ginseng.

Menjelang tahun 2010, Sekitar 8000 Ton Ginseng yang di pasarkan di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Korea Selatan, Cina dan Kanada. Pada tahun berikutnya, Permintaan Ginseng semakin meningkat yang dapat menembus penjualan pada  35 Negara yang mencapai hasil penjualan sekitar $2.1 Milyar/ tahun.

Berdasarkan penjualan yang sangat meningkat, Tidak sepenuhnya sebagai Obat-obatan. Bukan berarti ginseng tidak memiliki Efek samping Walaupun sangat Rendah. Tetapi Ginseng pada Umumnya di akui sebagai bahan makanan yang sangat aman Dikonsumsi.