Asal Muasal Tatto

Tatto sudah ada sejak 12.000 SM. Tatto memiliki peran yang sangat peting dalam sebuah ritual dan tradisi. Di Kalimantan, perempuan yang memiliki Tatto pada lengannya menunjukkan bahwa mereka memiliki keterampilan tertentu. Selain itu, Wanita Kalimantan yang memiliki Tatto menunjukkan bahwa Statusnya sudah menikah.

Keyakinan warga dusun kalimantan, Tato di sekitar pergelangan tangan dan kaki di yakini menjauhkan berbagai penyakit.

Dalam sejarah, Tatto berasal dari mesir sewaktu pembangunan Piramida. Ketika kerajaan mesir berkembang, Tatto juga berkembang pada peradaban Yunani, Persia dan Arab. Dan sekitar tahun 2000 SM Tatto menyebar ke daerah Cina.

Yunani mengunakan Tatto untuk mata-mata atau pengintai. Bagi Roma, Tatto ditandai sebagai penjahat dan budak. Dan Orang-orang dari asia barat menggunakan Tatto sebagai status sosial.

Daerah Denmark, Norse dan Saxon memiliki tatto dengan lambang keluarga untuk upacara hingga sekarang masih berlaku.

Tatto di daerah barat berkurang, dan di jepang Tatto sangat berkembang. Pada awalnya, Orang-orang di jepang yang menggunakan Tatto di tandai sebagai penjahat. Berjalannya waktu, Seni Tatto meningkat di jepang sekitar tahun 1700 dengan Tatto yang mencolok, orang Jepang yang memiliki Tatto di sekucur tubuhnya adalah penjahat kelas atas yang hanya menggunakan kain yang menutupi daerah pinggang hingga kemaluan.

William Dampher Adalah orang yang bertanggung jawab dengan memperkenalkan Tatto di Daerah barat. Ia berkedudukan sebagai seorang pelaut. Sekitar tahun 1691, Ia di bawa oleh oleh pangeran Giolo ke London untuk membuat Tatto di tubuh pangeran Giolo. Pada saat itu, Hasil karyanya itu di pamerkan yang menghasilkan banyak Uang yang menyebabkan kemarahan pemerintah London.