Bangkitnya Yesus Setelah Kematiannya

Matius 28: 1-20; Markus 16:1-20; Lukas 24:1-49; Yohanes 20:1-21:25.

Setelah Yesus disalibkan, Yesus dikuburkan disuatu gua yang ditutupi oleh batu besar dan dijaga ketat oleh tentara. Pada hari ke-3 setelah kematian Yesus, kuburan Yesus dikunjungi oleh beberapa wanita seperti Maria Magdalena, Maria dan Ibu Yakobus, Joanna dan Salome untuk mengurapi tubuh Yesus.

Sebuah gempa kecil terjadi disekitar makam Yesus karena Malaikat turun dari surga dengan berpakaian putih cerah dan duduk diatas batu. Penjaga makam Yesus ketakutan melihat Malaikat itu dan Malaikat mengumumkan kepada para wanita bahwa Yesus yang sudah disalibkan telah bangkit kembali.

Selanjutnya, Malaikat menyuruh mereka untuk pergi dan untuk memberitahukan kepada murid-murid Yesus. Dengan rasa takut dan sukacita mereka berlari untuk melaksanakan perintah Malaikat, ditengah perjalanan, Yesus tiba-tiba muncul dihadapan mereka, kemudian mereka bersujud dan menyembahnya.

Kemudian Yesus berkata kepada mereka, “Jangan takut. Beritahu kepada saudara-saudara untuk pergi ke Galilea. Di sana mereka akan melihat saya.”

Ketika para penjaga melaporkan apa yang terjadi kepada imam-imam, mereka menyuap para prajurit dengan jumlah uang yang besar, supaya berbohong dan mengatakan bahwa mereka telah mencuri tubuh Yesus pada malam hari.

Setelah kebangkitan-Nya dan menampakkan diri dari beberapa wanita, untuk kedua kalinya Yesus menampakkan diri kepada murid-muridnya yang sedang berkumpul disebuah rumah Doa. Selain itu, Yesus juga menampakkan diri di Galilea.

Dasar dari orang Kristen bergantung pada kebenaran dari kebangkitan. Yesus berkata, “Akulah kebangkitan dan hidup. barangsiapa tinggal dan percaya kepada-Ku, Ia tidak akan binasa (Yohanes 11:25-26)

Ketika Yesus menampakkan diri kepada para muridnya yang sedang menuju Emaus, mereka tidak mengenal-Nya (Lukas 24:13-33). Mereka bahkan berbicara panjang lebar tentang Yesus, tapi mereka tidak tahu mereka berada dalam kehadiran-Nya. Sebagai juruselamat, Yesus dibangkitkan kembali kedunia supaya orang percaya bahwa ialah Tuhan Allah yang hidup bagi yang percaya kepadanya.