Biodata Dan Jalan Karir Ahok

Basuki Tjahaja Purnama yang biasa dikenal dengan nama Ahok dan dengan nama cina Zhong Wanxie. Ahok lahir di kota Manggar, Belitung pada 29 juni 1966 yang juga dikenal sebagai Hakka Ahok yang pada tahun 2012 menjadi wakil Gubernur menemani Jokowidodo yang sebagai Gubernur Jakarta.

Sebelum menjadi wakil gubernur, pada tahun 2009 sampai 2014 Ahok menjadi anggota DPR Komisi II dari Partai Golkar. Dan pada tahun 2012, Ahok mengundurkan diri sebagai anggota dewan karena dipilih menjadi Wakil Gubernur Jakarta.

Pada tahun 2005 sampai 2006, Ahok sebagai orang petama dari etnis tionghwa yang menjabat sebagai Bupati Belitung bagian timur.

Pada tahun 2012, pasangan Jokowi dan Ahok memenangkan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur dengan hasil 53.82% yang dicalonkan dari partai PDI-P dan Partai Gerindra.

Ahok adalah anak pertama dari kedua saudaranya yang bernama Indra Tjahaja Purnama, Ningsing dan Buniarti. Bersama dengan ketiga saudaranya, Ahok menghabiskan masa kecilnya di desa gantung, Kepulauan Pasifik Timur, untuk menyelesaikan sekolah menengah pertama. Setelah itu, Ahok pindah ke Jakarta untuk meneruskan pendidikannya.

Di Jakarta, Ahok menduduki Universitas Trisakti dengan mengambil Jurusan Departemen Geologi di Fakultas Teknik. Setelah lulus dan mendapatkan gelar Insinyur Geologi, pada tahun 1989 Ahok kembali ke kampung halaman dan mendirikan sebuah CV yang bergerak dibidang Kontraktor pertambangan.

Dua tahun kemudian, Ahok melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi Prasetya Mulya dan mengambil jurusan Manajemen. Setelah mendapatkan gelar Master, kemudian Ahok menjabat sebagai Staf Direktur Analisis dan Keuangan dibawah naungan PT Simaxindo Primadaya.

Dalam pengalaman dan pengetahuan yang cukup selama bekerja, Ahok mendirikan sebuah PT Nurinda Ekapersada.

Pada tahun 2004, Ahok berhasil meyakinkan investor Korea untuk membangun sebuah peleburan timah atau bijih timah.

Dari tahun 2004 sampai 2009, Ahok juga bergabung dengan Asosiasi Baru Indonesia dari partai PIB dan diangkat menjadi kutua Distrik DPC PIB Belitung. Dan ia terpilih sebagai anggota Parlemen kabupaten Belitung.

Satu tahun kemudian, Ahok menjabat sebagai Bupati di kepulauan Pasifik Timur dan membuat program bagi semua warga tanpa kecuali membebaskan biaya kesehatan. Namun, sekitar 22 Desember 2006, Ahok mengundurkan diri secara resmi dan menyerahkan pekerjaannya kepada wakilnya.

Sekitar tahun 2007, Ia menjadi Gubernur di kepulauan Pasifik dan ia menerima dukungan penuh dari mantan Presiden Indonesia Abdurrahman Wahid yang pada saat pemilihan, Ahok kalah suara dari pesaingnya Eko Maulana Ali

Kemudian, pada tahun 2008, Ahok menerbitkan sebuah buku yang berjudul “Mengubah Indonesia”. Selain itu, Ahok adalah seorang ayah yang mempunyai anak bernama Natania, dan David Albeenner, dan seorang istri yang bernama Veronica yang berasal dari kota Medan.