Taubat Dengan Shalat Sunnah

Dalam setiap Agama selalu mengajarkan Umatnya untuk melakukan apa yang terbaik dihadapan Dunia. Taubat adalah salah satu hal yang diajarkan pada setiap Agama. Dalam ajaran Agama Islam, Setiap umatnya diwajibkan untuk melakukan perintah Allah dengan Shalat lima waktu serta juga mensucikan diri dengan melakukan Shalat Taubat Nasuha.

Pengertian Shalat Taubat Nasuha

Shalat Taubat Nasuha merupakan Shalat Sunnah yang dapat dilakukan dari orang berprilaku tidak baik seperti Maksiat dan Dosa dengan menyesalinya dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Ini memiliki Hukum dengan apa yang disebut dengan Sunnah Mu’akkad. Bagi orang yang sering berbuat Dosa, Sunnah Mu’akkad sangat dianjurkan untuk mensucikan dirinya dari Dosa yang telah diperbuatnya Seperti apa yang telah disebutkan oleh Nabi Muhammad SAW yang tertulis pada surat  HR. Imam Abu Dawud, Nasa’I, Ibnu Majah dan Imam Baihaqi dengan bunyi Tidak ada yang pernah berbuat Dosa, kemudian bergerak dan segera berwudhu, lalu mengerjakan Shalat selanjutnya memohon ampunan kepada Allah, Allah pasti akan memberikan ampunan baginya.

Dan juga Hadist berikut :
“Dari Asma’ bin Hakam r.a berkata : Saya mendengar Ali berkata : “Sesungguhnya saya dahulu adalah orang yang bila mendengar Hadist dari Rasulullah SAW, Allah memberikan manfaat kepadaku sejauh yang dikehandaki- Nya. Apabila seseorang dari sahabatnya meriwayatkan kepadaku suatu hadist aku minta ia bersumpah. Jika ia mau bersumpah untukku, aku benarkan. Sesungguhnya Abu Bakar pernah meriwayatkan hadist kepadaku dan Abu Bakar adalah orang yang jujur, bahwa ia pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda :
“Setiap orang mukmin yang melakukan suatu dosa, kemudian ia berwudhu dengan sempurna, lalu berdiri mengerjakan shalat, kemudian ia memohon ampun kepada Allah, niscaya Allah akan mengampuninya. (HR. Imam Abu Dawud, Tarmidzi, Ibnu Majah, Ahmad dan Imam Thayalisi)

Manfaat Shalat Taubat Nasuha

Dalam melakukan Shalat Taubat Nasuha  sangat bermanfaat bagi yang melakukannya dalam memohon ampun kepada Allah SWT atas perbuatan Dosa yang telah dilakukan dengan harapan agar diampuni oleh Allah. Ini dikatakan sebagai pengekang pada diri untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama.

Bilangan Rakaat dan Tata Cara Shalat Taubat Nasuha

Untuk melakukan Shalat Taubat Nasuha dengan bilangan Rakaat, Ini sedikitnya dengan menggunakan dua Rakaat dan sebanyak-banyaknya enam Rakaat. Cara melakukannya sama dengan Shalat Sunnah lainnya, Melainkan niat yang berbeda. Lafazh dari niat Shalat Sunnah Taubat adalah: “Ushalli sunnatat taubati rak’ataini lillahi ta’aalaa. Allahu Akbar
Artinya : Saya berniat shalat sunnah Taubat dua rakaat karena Allah Ta’ala.
Allahu Akbar

Setelah melakukan Shalat Taubat Nasuha  selesai, Alangkah baiknya Berzikir dan Istighfar kepada Allah dengan perasaan penyesalan yang sangat dalam sehingga dapat jauh dari Dosa. Dan inilah istighfar yang harus dibaca :

“Astaghfirullahal’ azhiim. Al ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyumu wa atubuu ilaih. Taubata ‘abdin zhaalimin laa yamliku linafsihi dharraw walaa naf’an walaa mautan walaa hayaatan wala nusyuuran.”
Artinya : Saya memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, Tiada Tuhan yang patut disembah melainkan hanya Dia Yang Maha Hidup lagi Berdiri Sendiri. Saya bertaubat kepada-Nya, sebagaimana taubatnya seorang hamba yang banyak berdosa, yang tidak mempunyai daya upaya untuk berbuat sengsara atau berbuat yang bermanfaat, untuk hidup atau mati maupun bangkit nanti. Dan juga membaca istighfar sebagai berikut :
Astaghfirullahal’ azhiim”
Artinya : Saya memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.

Baru kemudian shalat tersebut diakhiri dengan do’a sebagai berikut :
“ Bismillaahir rahmaanir rahiim. Allahumma anta rabbi laa ilaaha illa anta khalaqtani wa ana ‘abduka waana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastath’tu a’uudzubika min syarri maa shana’tu abuu-u laka bini’matika ‘alay yaw a abuu-u bidzanbii faghfirlii fa innahuu laa yagh firudz dzunuuba illa anta. Rabbanaa aatinaa fid dun yaa hasanatan wa fil aakhirati hasanatan wa qinaa’adzaaban naar. Wal hamdu lillaahi rabbil ‘alamiin”.
Artinya :
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Wahai Tuhanku, Engkau adalah Tuhanku, Tidak ada Tuhan yang patut disembah melainkan hanya Engkau, yang telah menciptakan aku, dan aku adalah hamba- Mu. Dan akupun dalam ketentuan serta janji-Mu sedapat mungkin dapat aku lakukan. Aku mohon perlindungan kepada-Mu dari segala kejahatan yang telah Engkau ciptakan, aku mengikuti nikmat-Mu yang telah Engkau berikan kepadaku, dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu berilah pengampunan kepadaku karena tidak ada yang dapat memberi pengampunan, kecuali hanya Engkau. Aku mohon perlindungan dari kejahatan apa yang kulakukan”.

Dengan apa yang tertulis diatas, Semoga bermanfaat dan berguna bagi anda yang ingin bertaubat dan dapat jauh dari Dosa dengan membaca Ayat-ayat suci seperti apa yang sudah dijelaskan diatas.