Kesalahan di Bidang Teknologi Yang Harus Segera Anda Hentikan

Sebuah frasa keren yang cukup berpengaruh bagi sebagian orang, mungkin termasuk kamu juga salah satunya. Kekuatan teknologi yang kita tahu dewasa ini sangatlah besar dalam kehidupan manusia. Sayangnya banyak orang merasa tidak bertanggungjawab akan hal ini. Sekarang makin mudah untuk mendapatkan dan menggunakan kekuatan teknologi dan orang-orang yang tidak bertanggung jawab dengan memanfaatkan kemudahan tersebut untuk perilaku yang tidak terpuji juga makin marak.

Namun tahukah kamu, sebagai pengguna teknologi terkadang kita lalai dan terlena dalam segala kemudahan yang ditawarkan. Tanpa disadari kita menganggap beberapa hal yang sebenarnya merupakan sebuah kesalahan fatal sebagai hal yang lazim dan wajar untuk dilakukan. Kamu mungkin tidak pernah menyadari beberapa hal yang akan kami bagikan berikut sebagai sebuah kesalahan dan kamu hanya akan tercengang kemudian menyesalinya.

Berikut ini kesalahan umum di bidang teknologi yang harus segera kamu hentikan dan saran mengenai bagaimana seharusnya kamu bersikap:

  • Menggunakan username dan password yang sama untuk akun online

Adobe, Facebook, LinkedIn dan Snapchat adalah beberapa nama dari sekian banyak perusahaan besar yang database informasi pelanggan pribadi pernah mengalami gangguan dari para hacker dan cracker. Kesalah paling umum yang biasa di lakukan oleh pengguna internet adalah dengan menggunakan password untuk berbagi akun.

Hanya mengubah password disalah satu situs saja tidak akan banyak berarti. Kamu harus mulai menerapkan password yang berbeda untuk masing-masing situs.

Namun, hal tersebut bisa jadi tidak benar untuk dilakukan. Jika kamu menggunakan username dan bahkan password yang sama untuk semua akunmu di internet, hal tersebut hanya akan memudahkan orang-orang tidak bertanggung jawab mengacaukan atau mencuri informasi penting disemua akun online mu.

Sedikit tips untuk membuat password yang berbeda dan tetap aman, kamu bisa menentukan satu kata dasar frasa dasar. Sehingga kamu dapat mengingat keduanya dengan mudah tanpa mengorbankan keamanan informasimu di dunia maya.

  • Tidak menggunakan verifikasi 2 langkah

Password rentan untuk dijebol. Misalnya, jika ada seseorang yang memiliki akses ke perangkat onlinemu (baik secara fisik atau melalui jaringan), ia bisa saja menginstal aplikasi keylogger untuk kemudian memanen semua password akun-akun anda. Hampir semua situs jejaring sosial besar seperti Facebook, Google, Twitter dan lain-lain menyediakan beberapa bentuk verifikasi 2 langkah untuk pengamanan akun.

Dan sebagian besar orang masih sajalalai untuk tidak memanfaatkan fasilitas ini. Verifikasi 2 langkah memungkinkan sebuah situs jejaring sosial mengirimkan pesan teks peringatan melalui akun milikmu apabila ada kegiatan yang mencurigakan di akun anda. Mengaktifkan layanan verifikasi 2 langkah membuat hal ini jauh lebih sulit untuk dilakukan orang yang tidak bertanggungjawab.

  • Terhubung ke jaringan publik tanpa VPN

Saat ini makin marak perusahaan, organisasi beberapa tempat umum yang menawarkan jaringan publik gratis seperti Wi-Fi, termasuk McDonald, Starbucks, bandara, sekolah dan bahkan pusat kebugaran. Salah satu cara untuk memproteksi dirimu dan segala informasi yang kamu miliki dari serangan tangan jahil adalah private network (VPN).

Sebuah VPN bekerja layaknya sebuah alamat palsu yang berlaku seperti alamat asli. Ia menunjukkan identitas palsumu kepada pengguna jaringan publik lainnya. Dengan kata lain, VPN bisa mengamankan informasi yang kamu miliki ketika menggunakan jaringan publik ini.

  • Tidak pernah mengupdate software

Setiap pengguna PlayStation (yang disimpan dalam sebuah database terenkripsi) menjadi korbannya. Bahkan, sebuah perusahaan raksasa seperti sony pun bisa juga kena hack. Apa yang sebenarnya terjadi? Peristiwa itu terjadi sebulan setelah Sony melewatkan upgrade salah satu server Apache penting.

Yang harus kamu tahu bahwa memperbaharui perangkat lunak adalah hal yang sangat penting. Perusahaan pengembang yang menciptakanya terus berjuang untuk memperbaiki kerentanan keamanan yang dimiliki sebuah software. Jika kamu tidak segera memperbarui perangkat lunak setidaknya sekali seminggu, atau setiap kali perangkat lunak tersebut menyediakan update terbaru bisa dipastikan datamu terkait aplikasi tersebut memiliki kerentanan lebih tinggi untuk dirusak.

  • Menonaktifkan Firewall dan antivirus

Layanan firewall di komputermu bisa rusak dan berlaku aneh. Firewall bisa memblokir beberapa situs dan game yang pastinya hal ini bisa sangat menganggu terutama untuk para gamer dan mereka yang menggunakan layanan streaming seperti Netflix, Hulu dan Amazon Prime.

Dalam hal ini yang perlu kamu lakukan adalah menerapkan aturan firewall secara individual untuk setiap situs. Beberapa antivirus juga kadang bertindak layaknya firewall yang ‘aneh’. Mereka bukannya memberi perlindungan dari serangan virus tapi malah menghapus file-file yang teridentifikasi sebagai virus. Beberapa file juga kadang terinfeksi virus sehingga antivirus menuntut para user untuk menghapus file-file tersebut.

Sebagian orang yang tidak rela datanya hilang karena antivirus atau mungkin gagal saat membuka sebuah program di komputer karena sebagian filenya terhapus, lebih memilih dirinya tidak terlindungi. Solusinya, kamu harus pandai-pandai memilih antivirus yang berkualitas dan jenis proteksinya tidak terlalu keras.

  • Mengabaikan pengaturan privasi di media sosial

Hal itulah yang nyaris terjadi meskipun sebagai pengguna internet kamu sudah bertindak waspada. Beberapa media sosial seperti Facebook kadang memberi saran prioritas kepada para penggunanya untuk hanya mencantumkan informasi yang sesungguhnya dalam profile. Hal tersebut juga dilakukan LinkedIn dan Google+.

Tetapi mulailah mempertimbangkan untuk tidak membeberkan semua informasi bahkan membagikan jenis informasi pribadi yang sensitif. Social engineering adalah tindakan untuk informasi rahasia atau sensitif dengan cara menipu para pemilik informasi tersebut. Social engineering umumnya dilakukan melalui telepon atau Internet. Dengan cara ini seorang hacker atau penipu bisa memperoleh segala hal yang ia butuhkan untuk melakukan tidak criminal pada targetnya.

  • Mengabaikan tinjauan pemberian izin untuk sebuah aplikasi

Hal ini juga biasa ditemui ketika menyambungkan akun jejaring sosialmu ke layanan aplikasi atau situs tertentu. Kebanyakan orang cenderung mengabaikan hal ini dan buru-buru menekan setuju dan mulai menggunakan aplikasi. Untuk sebagian aplikasi yang terpercaya mungkin kamu bisa melakukannya, tetapi dewasa ini tentunya banyak bermunculan aplikasi palsu yang didomplengi niat jahat.

  • Tidak menerapkan enkripsi e-mail

Saat itu untuk mengirim surat kepada seseorang, para tukang pos harus menempuh perjalanan jauh, melewati turunan dan tanjakan berliku hanya untuk memastikan sebuah surat sampai ke tujuan dengan selamat.

Sekarang, dengan email kita bisa berkirim pesan dan surat dengan orang lain yang jaraknya ribuan kilometer hanya dalam waktu singkat. Dengan segala kemudahan yang kita nikmati sekarang, penting untuk menghormati jasa tukang pos dan betapa rumitnya proses pengiriman surat jaman dulu.

Metode enkripsi PGP 100% gratis dan tutorialnya bertebaran di mana-mana. PGP bisa sangat berguna ketika kita mengirimkan jenis informasi rahasia yang tidak semua orang boleh ketahui dan karena penggunaanya mudah dan gratis tidak ada alasan lagi buatmu untuk tidak menggunakannya.